Ahok minta Getuk jadi Makanan Rapat


Alsadad RudiMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi (kanan) saat menyambangi Balaikota Jakarta, Senin (3/11/2014)

Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama mendukung imbauan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi yang mewajibkan instansi-instansi pemerintah menyajikan makanan-makanan lokal. Ahok bahkan mengaku sudah sejak lama ingin menambah jumlah makanan lokal demi mengurangi pemakaian tepung terigu.

“Kita mau kurangin pemakaian tepung terigu juga sebenarnya. Karena produksi singkong kita lebih baik.  Makanan dan kue dari singkong kayak getuk yang pake daun pandan atau daun suji, ini yang ordernya harus diperbanyak,” kata Ahok usai upacara peringatan HUT Korpri di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (1/12/2014).

Tak hanya soal panganan lokal, Ahok mengaku siap menjalankan instruksi presiden terkait penghematan. Menurut dia, saat ini Pemprov DKI tengah berupaya mengurangi kegiatan di hotel-hotel berbintang, termasuk saat menjamu tamu dari luar negeri.

“Kalau tamu luar negeri lebih bagus diterima di rumah dinas atau Balai Agung. Makanya kita lagi pikirkan untuk dibuat yang lebih bagus,” papar Ahok.

Sebelumnya, MenPAN RB Yuddy Chrisnandi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 10/2014. Surat edaran itu dikeluarkan agar semua instansi pemerintahan menyediakan makanan lokal dari hasil tani, semisal singkong.

“Surat Edaran itu untuk seluruh kementerian dan departemen. Kita ingin meningkatkan efektivitas pelaksanaan pemerintahan, jadi mengutamakan makanan dalam negeri,” kata Yuddy, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Yuddy mengungkapkan keyakinannya bahwa kebijakan ini akan membawa banyak manfaat. Manfaat yang paling konkret akan terlihat adalah akan dirasakan oleh petani, merangsang orang bercocok-tanam dan pejabat juga akan lebih nyaman memakan singkong karena tak berpotensi besar menimbulkan penyakit.

Ia melanjutkan, makanan lokal berbahan dasar singkong dapat diolah sedemikian rupa sehingga pantas untuk disajikan di acara-acara resmi kenegaraan. Yuddy yakin kebijakannya ini akan dijalankan oleh semua instansi pemerintahan mulai 1 Desember 2014.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s