Alasan saya tidak Menyukai PKS??



 AyoKupas – Meski masa kampanye sudah lewat tapi gak ada salahnya kita bahas tentang masalah politik dan partai di negri kita tercinta ini,,Kali ini saya akan membahas tentang salah satu partai yang mengklaim dirinya  sebagai partai dakwah dengan jargon bersih, cerdas dan peduli

,yah Begitu Percaya Dirinya nya mereka mengklaim dirinya partai yang bersih, cerdas dan peduli. Mereka mencitrakan diri sebagai partai yang bersih tak ternoda layaknya kain kafan berwarna putih dan bagaikan malaikat yang merasa dirinya paling suci dan tidak pernah berbuat salah, apalagi dengan sombongnya mereka mengatakan bahwa partai ini dihuni oleh orang-orang yang cerdas serta peduli terhadap sesamanya *lol

semua jargon itu bagus, tapi kalau kita kupas satu” semua jargon itu malah bisa bikin kita gak suka dengan partai ini karena faktanya berlawanan dengan kenyataan. 😀

lanjut,, sesuai dengan judul artikel ini, lalu apa yang membuat saya bisa tidak menyukai partai ini, berikut alasannya :

PKS adalah partai yang bersih ??

 

Sebenarnya boleh saja mengklaim diri sebagai partai yang paling bersih asal kita bisa  mempertanggung jawabkan hal tersebut kepada publik . Apalagi partai ini mengklaim dirinya sebagai partai dakwah mengatas namakan Islam,,ini berlaku bukan hanya untuk partai PKS saja, tapi juga partai” yang lain seperti PDIP,PPP,Golkar,gerinda dll, setelah saya googling untuk mendapatkan info tentang kebenaran pernyataan diatas ternyata saya menemukan beberapa fakta yang lumayan mengejutkan,yapz cukup banyak kader PKS yang menjadi tersangka korupsi, berikut daftarnya :

1. Luthfi Hasan Ishaq (1,3 Miliar)
Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq divonis 16 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider kurungan 1 tahun penjara. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menyatakan, Luthfi terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang. Luthfi bersama rekannya, Ahmad Fathanah, terbukti menerima suap Rp 1,3 miliar dari Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman, terkait kepengurusan penambahan kuota impor daging sapi. Uang itu diterima Luthfi ketika masih menjabat anggota Komisi I DPR RI dan Presiden PKS.

2. Usep Sukaryana (761 Juta)

Usep Sukaryana, politikus Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Subang, divonis 1 tahun dan 8 bulan penjara di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu, 13 November 2013. Sekretaris Komisi B DPRD Subang itu dinyatakan terbukti melakukan korupsi dana bantuan Kementerian Pertanian untuk kelompok tani tahun 2011 sebesar Rp 761 juta bersama terdakwa Theo Iskandar dan Dedi Yayan.
“Terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan subsider Pasal 3 jo Pasal 18 jo Undang-Undang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) kesatu Undang-Undang Pidana,” ujar ketua majelis hakim Heri Sutanto membacakan amar putusan dalam sidang, Rabu, 13 November 2013.
Selain dibui, Usep didenda Rp 50 juta subsider kurungan 3 bulan dan dihukum pidana tambahan membayar uang pengganti kerugian negara Rp 280 juta subsider 1 tahun 3 bulan. “Karena dari total kerugian negara yang diakibatkan perbuatan terdakwa sebesar Rp 580 juta, terdakwa sudah mengembalikan uang negara melalui penyidik Rp 300 juta,”

3. Handaya Aji (Kasus Penggelapan Dana)

Handaya Aji adalah mantan wakil ketua DPRD Pacitan dari fraksi PKS periode 2004-2009. Ia divonis 4 tahun penjara.
Handaya terbukti telah melakukan penggelapan dana Program Lembaga Ekonomi Produktif Masyarakat Mandiri (LEPMM) tahun 1999.

http://www.tempo.co/read/news/2013/0…ikus-PKS-Dibui

4. Faqih Jarjani (Ketua DPRD Hulu Sungai Tengah, korupsi dana perjalanan dinas fiktif DPRD HST periode 1999-2004.)

Jadi Terdakwa Korupsi, Ketua DPRD Hulu Sungai Tengah Dinonaktifkan

http://infokorupsi.com/id/korupsi.ph…-dinonaktifkan

Faqih Jarjani Langsung ke Rutan Jalani Hukuman
http://sindikasi.inilah..com/read/de…jalani-hukuman

5. Syamsul Arifin (Majelis kasasi memvonis 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan) Syamsul Arifin Didakwa Korupsi Rp 98,7 M http://www.suarapembaruan.com/home/s…-rp-987-m/4511 Korupsi, Syamsul Arifin Resmi Dicopot Sebagai Gubernur Sumut http://www.pkssumut.or.id/2012/11/ko…i-dicopot.html Korupsi APBD Kab Langkat Luthfi Hasan Ishaaq : PKS Siap Bela Gubernur Sumut Syamsul Arifin http://news.detik.com/read/2010/04/2…syamsul-arifin MA Perberat Vonis Syamsul Arifin http://www.hukumonline.com/berita/ba…syamsul-arifin

DLL

Setelah melihat data di atas kita bisa menyimpulkan bahwa semua partai  tidak bisa luput dengan yang namanya korupsi 😀 termasuk PKS ini. Ternyata para kader PKS yg mengatakan dirinya partai Islam juga bisa korupsi. Vonis terhadap USTADZ sangat mencoreng nama baik Islam di negeri ini, dan kesaksian mereka yang bilang “tidak mengenal Fathonah” padahal bukti sangat kuat, bikin semua orang miris mendengarnya “Oh, jadi USTADZ juga bisa BOHONG?” , siapa orang muslim yang nggak risih mendengarnya? saya muslim dan saya gak suka dengan partai yg merusak citra islam seperti PKS ini.

Alasan selanjutnya,

KAMPANYE SARA YANG DILAKUKAN PKS

Alasan inilah yang membuat saya tidak menyukai PKS,partai yang mengklaim diri partai islam tapi merusak nama baik Islam dengan melakukan kampaye SARA dan juga Fitnah kepada Ahok dan juga Jokowi.

Pada tanggal 25 Maret 2014M. Abdullah Harsono dari PKS menyatakan “perang” jihad kepada Ahok.Di tanggal yang sama pula , saya juga sempat melihat secara langsung di TKP (Tempat Kejadian Perkara), bahwa ada postingan tersebut di facebook-nya M. Abdullah Harsono.

PKS JUGA MENGATAKAN  JOKOWI ADALAH ANAK OEY HONG LEONG

Sumber Fitnah : http://www.pkssiak.org/2014/05/jokowi-tak-mampu-pimpin-keluarga-kok.html

namun faktanya : Hingga Juli 2014, umur Oey Hong Leong adalah 66, sedangkan umur Jokowi adalah 53. Hal ini mustahil terjadi jika Oey Hong Leong adalah ayah Jokowi karena selisih umurnya adalah 13 tahun, berarti Oey Hong Leong memiliki anak pada usia 13 tahun?

http://www.forbes.com/profile/hong-leong-oei/

http://en.wikipedia.org/wiki/Joko_Widodo

PKS JUGA PERNAH MEMFITNAH  AKTE NIKAH JOKOWI ADALAH PALSU

Sumber Fitnah: http://www.pkspiyungan.org/2014/05/akta-nikah-jokowi-palsu-ini-hasil.html

namun faktanya :

Setelah dicek secara IT oleh pihak independen, Faktanya adalah [Quoted]: “There is no indication of any specific digital alteration in that area“. Kesimpulan, Akte Nikah Jokowi itu Asli.

http://politik.kompasiana.com/2014/05/22/jawaban-terhadap-analisa-termuat-di-pkspiyungan-tentang-prasangka-bahwa-akte-nikah-pak-jokowi-adalah-terindikasi-palsu-654132.html

 PKS BERKATA: YANG MENGATAKAN RIP JOKOWI ADALAH DARI PENDUKUNG JOKOWI SENDIRI.

Sumber Fitnah: http://www.pkspiyungan.org/2014/05/siapa-penyebar-awal-foto-rip-jokowi-ini.html

namun faktanya : Nama orang yang bersangkutan disebut di PKS Piyungan memiliki BUKTI bahwa BUKAN ybs yang membuatnya. Bahkan PKS sendiri tidak pernah klarifikasi sendiri kepada yang bersangkutan.

http://politik.kompasiana.com/2014/05/11/klarifikasi-iklan-rip-655809.html

Justru kemungkinan besar penyebar issue itu adalah dari PKS sendiri, karena hanya PKS yang menganggap Jokowi itu adalah keturunan Oey Hong Leong.

PKS BERKATA: KERUSUHAN KAMPANYE DI JOGJA ADALAH ULAH PENDUKUNG JOKOWI (17 JUNI 2014).

Sumber Fitnah bisa dibaca disini : http://www.pkspiyungan.org/2014/06/kampanye-pendukung-jokowi-bikin-rusuh.html

Fakta: Berdasarkan saksi mata warga Jogja, pelaku kerusuhan justru membawa panji bendera PPP. Salah satu yang dirusak adalah posko relawan Jokowi, bagaimana mungkin pelaku rusuhnya adalah pendukung Jokowi?

http://ouropinion.info/2014/06/24/kasus-jogya-biangkeroknya-adalah-pendukung-prahara/

Dan tentu masih banyak fitnah2 dari PKS untuk Jokowi dalam bentuk artikel, gambar meme/ komik/ dll.

Segenap fitnah dari PKS akhirnya dapat dipatahkan semua dengan kerja keras para relawan dan pendukung Jokowi-JK.Karena semua ternyata hanyalah fitnah yang dibuat-buat, akhirnya masyarakat,termasuk saya perlahan-lahan terbuka matanya bahwa sebenarnya PKS adalah asal mula FITNAHitu sendiri.

 FAHRI HAMZAH BERKATA: SINTING!

http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/14/06/28/n7udgi-fahri-hamzah-sebut-jokowi-sinting

Ide Jokowi mendapatkan dukungan dari GP Anshor/ NU sebagai bentuk penghargaan bagi sejarah perjuangan santri bagi Indonesia denganpenanggalan yang tepat sebagai simbol hijrahnya Indonesia menuju kebaikan.

Sementara ucapan Fahri Hamzah itu sendiri dinilai melukai para santri dan tidak menghormati sejarah Islam.

http://www.antaranews.com/pemilu/berita/441551/gp-ansor-apresiasi-jokowi-untuk-hari-santri-nasional

http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2071114/timses-sebut-jokowi-sinting-fahri-hamzah-tantang-para-santri

http://news.detik.com/pemilu2014/read/2014/07/01/104714/2624116/1562/nusron-fahri-sontoloyo-lebih-baik-perbanyak-ngaji-di-bulan-puasa

http://www.merdeka.com/peristiwa/anggap-ide-hari-santri-sinting-fahri-dinilai-bahlul-sontoloyo.html

QUICK COUNT PEMILU 9 JULI 2014

Dengan segenap serangan fitnah dan tuduhan palsu lainnya, setelah pemilu 9 Juli 2014 diselenggarakan, Quick Count menunjukkan bahwa pasangan capres Jokowi-JK lebih unggul daripada PraHara.

Kendati demikian, PKS di dalam perhitungan Quick Count-nya menyatakan sebaliknya, dimana PraHara lebih unggul daripada Jokowi-JK.

http://www.pkspiyungan.org/2014/07/real-count-internal-prabowo-hatta-5167.html

Survey dari PKS mulai dipertanyakan, karena lembaga survey netral seperti RRI (yang tidak ada kepentingan baik kepada kubu Jokowi-JK maupun PraHara) pun menunjukkan bahwa lebih unggul Jokowi-JK daripada PraHara.

Setelah selidik punya selidik, ternyata Quick Count versi PKS adalah sebuahkebohongan belaka, karena Quick Count tanggal 10 Juli 2014 PKS SAMA PERSIS dengan hasil survey internal PKS yang dilakukan tanggal 5 Juli 2014.

http://politik.kompasiana.com/2014/07/11/realcount-kemenangan-prabowo-dari-pksprediksi-5-juli-673320.html

http://www.kaskus.co.id/thread/53be964b148b4626438b4702/bohong-real-count-yang-dirilis-pks-sama-persis-dengan-survey-pks-tanggal-5-juli/

Perhatikan angka yang disajikan secara bersebelahan, angka survey internal PKS tanggal 5 Juli 2014 SAMA PERSIS hingga ke detail setiap propinsinya dengan angka Quick Count versi PKS tanggal 10 Juli 2014.

yah itulah kebohongan buatan PKS.

dan pada akhirnya semua hal diataslah yang membuat saya tidak menyukai partai ini,, bagaimana dengan kalian??

salam damai

🙂

Iklan

4 pemikiran pada “Alasan saya tidak Menyukai PKS??

  1. Sebelum ada ulasan seperti di atas saya sudah sangat eneg/mual/muak (bukan hanya tidak suka). ngakunya kumpulan orang2 Islam tapi sudah hilang Islaminya. Mulutnya pada kaya comberan.

    Suka

  2. hahaa jokowi fanboy mendarah daging nih. nyatanya banyak partai yang lebih buruk dari ini. tingkat korupsi tertinggi dari partai mana? PDIP. partai munafik yang menentang habis habisan kenaikan bbm atas nama rakyat dan akhirnya mendukung. bullshit !
    partai yang mengatas namakan rakyat miskin? ini lebih buruk di banding yang hanya mengatasnamakan islam saja.

    Suka

    • soal korupsi sudah dibahas koq dalam artikel di atas,,semua partai gak ada yang luput dari korupsi,termasuk PDIP. penulis gak mendewakan partai PDIP.

      wah PKS malah dua” nya lho mas,eh kyaknya lebih deh,,itung bareng” yuk,,PKS ini mengatasnamakan rakyat keci,mengatasnamakan partai bersih tanpa korupsi ,mengatasnamakan partai islam.tapi semua itu hanya bullshit saja.oya hampir ketinggalan partai tukang fitnah pake SARA lagi.
      agama koq dimain”in,,parah ni partai.
      😀

      Suka

  3. saya islam, saya bukan pendukung partai politik manapun dan saya ga suka sama kumpulan orang2 sombong, tukang fitnah dan penyebar kebencian. Anak TK juga tahu kalau ketiga sifat itu sangat dilaknat ALLAH SWT, tidak ada satupun agama di dunia ini yang mengajarkan ketiga sifat buruk itu. Meng-atasnama-kan Islam tapi Habluminannas nya NOL BESAR. Mungkin mereka2 yang sepak terjang kesehariannya selalu menghalalkan segala cara dengan membawa nama agama itu sudah pesan kavpling di surga yang mereka ciptakan sendiri. Wallahu a’lam bish showabi. Mari kita sama–sama membaca surat Al-Fatihah…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s