Botol Plastik Minuman Jangan Dipakai Berkali-kali, Bahaya!


minum-dari-botol-130803b.jpg

Air minum kemasan yang banyak dipilih masyarakat tanpa disadari ternyata mengandung ribuan mikroba yang mungkin berbahaya untuk kesehatan.

“Dalam air kemasan sebenarnya sudah ada sekitar 100rb mikroba yang tertidur, terlebih lagi dengan kemasan yang menggunakan bahan plastik,” ujar Deputi Bidang Pengawasan Kemanan Pangan dan Bahan Berbahaya, DR. Roy Sparringa PhD, ditulis Kamis (26/9/2013).

Namun tidak perlu kawatir. Dengan menghilangkan kebiasaan yang bisa membuat mikroba bertambah dapat mengatasi kekhawatiran yang ada.

Menghindari air kemasan dari paparan matahari salah satu caranya. “Mikroba yang sudah ada dalam kemasan itu ibaratnya tertidur dan saat terpapar matahari atau berada pada suhu 50-55 derajat celcius dapat membangunkannya dan terus berkembang menjadi banyak, maka itu perlu cermat menyimpanya,” jelasnya.

Paparan matahari, kata Roy dapat mengoksidasi bahan plastik kemasan tersebut dan jika mikroba di dalamnya merupakan bakteri patogen, bisa berbahaya.

Sikap cermat dan teliti masyarakat tetap perlu ditingkatkan untuk mengurangi dampak negatifnya.

“Bakteri patogen itu yang berbahaya, mikroba memang tidak semua patogen tetapi sebagai upaya mencegah risiko penyakit maka dihimbau masyarakat tetap cermat dan teliti,” imbaunya.

Botol plastik sebaiknya hanya digunakan sekali, setelahnya dihancurkan agar tidak terjadi pengisian berulang-ulang.

“Satu kali saja untuk penggunaan botol plastik karena itu memang diperuntukan sekai pakai, kemudian hancurkan bisa dengan meremasnya,” katanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s