Kodok Sang Presiden Jokowi


1414307074300706035

Siapapun yang dekat dengan api akan tersengat panas. Pepatah ini tampaknya sedang dialami hewan ampibi satu ini bernama Kodok!. Bagaimana tidak, sejak Jokowi dilantik sebagai Presiden, popularitas hewan bernama kodok ini bahkan melambung melebihi ketenaran hewan bernama kuda.

Orang mulai ramai membicarakan keberuntungan sang kodok yang selama ini dipelihara Jokowi ketika menjabat Gubernur DKI. Kodok-kodok ini menjadi salah satu daftar makhluk hidup yang konon ikut diboyong ke Istana selain keluarga sang Presiden.

Berbagai diskusi sengit di media sosial  juga mulai membuat perbandingan satire antara kodok sang Presiden dengan kuda sang Jenderal. Lalu, jika kuda lebih mewakili keperkasaan dan kewibawaan seorang presiden, mengapa Jokowi memilih kodok sebagai salah satu penghuni di lingkungan istana negara?

Rupanya kodok memiliki keistimewaan yang itu tidak dimiliki oleh kuda. Selain bisa hidup didua alam (adaptif) kodok juga meiliki suara yang merdu dan tidak sembarangan dikeluarkannya. Kodok mengeluarkan suaranya hanya waktu-waktu tertentu, yaitu ketika mendung, gerimis dan setelah hujan. Selain mengandung pesan syukur kepada Allah yang telah menurunkan berkahnya ke bumi,  ini juga seakan memberi pesan kepada sang Presiden untuk hanya berbicara pada waktu yang tepat, tidak mengubar statment yang bisa membuat blunder dan kekacauan.

Sekumpulan kodok yang membunyikan suaranya bersama setelah hujan juga menghasilkan irama orkestra yang sangat eksotik dan seakan menyatukan pendengar dengan alam yang masih murni di hutan pedalaman.

Bayangkan jika di lingkungan sebuah Istana Negara sekumpulan kodok menampilkan okestra suara alaminya, seperti di hutan pedalaman? Semoga ini bisa membangkitkan imajinasi alam dan ketenangan batiniah yang luar biasa untuk mebangkitkan suasana kebatinan yang positif bagi seorang Presiden sebelum membuat berbagai keputusan penting.

sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s