3 Permintaan Spesial Ahok kepada Jokowi Jelang Pelantikan Presiden


Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) senang Joko Widodo (Jokowi) terpilih menjadi presiden dan segera melenggang ke Istana Negara. Ia melontarkan harapan dan berjanji akan memberikan kejutan menyambut pelantikan Jokowi.

Ahok yakin Indonesia menjadi bangsa yang hebat di bawah kepemimpinan Jokowi. Ia berharap bisa mengantarkan Jokowi dari rumah dinas menuju Istana. Suami Veronika Tan ini juga ingin Jokowi memberikan kenang-kenangan di penghujung jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan melakukan perombakan besar-besaran di tubuh birokrasi.

Berikut 3 permintaan spesial Ahok kepada Jokowi :

1. Indonesia Jadi Hebat

Ahok merasa senang karena rekannya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, sebentar lagi akan resmi menjadi orang nomor satu di Indonesia. Dia mengucapkan selamat bagi presiden terpilih itu yang sebentar lagi melenggang ke Istana Negara.

“Selamat buat Pak Joko Widodo yang telah dipercaya mendapat amanat sebagai presiden RI ke 7,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/10/2014).

Hal ini katakannya usai memimpin rapat pimpinan, saat diminta wartawan memberikan sepatah kata bagi pelantikan Jokowi yang akan digelar pada 20 Oktober mendatang.

“Semoga bisa membawa bangsa Indonesia menghadapai AFTA dan menerima bonus domografi di 2025-2028,” imbuh Ahok.

Sekalipun saat ini ada kekhawatiran DPR akan menjegal pemerintahan Jokowi, Ahok optimistis mantan Wali Kota Solo itu bisa membawa Indonesia jadi lebih baik. “Saya sangat percaya bahwa Pak Jokowi sebagai presiden ke-7 mampu membawa Indonesia menjadi negara Indonesia Hebat,” tutupnya.

2. Antar ke Istana

Ahok berjanji akan menggelar acara untuk mengantarkan presiden terpilih Joko Widodo ke Istana Kepresidenan. Karena itu dia meminta agar Gubernur DKI itu jangan cepat-cepat meninggalkan rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat.

“Nanti saya mau bikin acara nganter Pak Jokowi dari rumah dinas Taman Suropati menuju Istana, sekaligus kita mau lihat Istana kayak apa, kan lumayan,” kata Ahok setengah bercanda di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, (13/10/2014).

“Makanya saya minta Pak Jokowi, kalau surat presiden (Keppres pemberhentian Jokowi sebagai gubernur-red) sudah keluar, saya minta Pak Jokowi jangan tinggalin rumah dinas dulu,” kata Ahok.

Dia tidak merinci bentuk acara tersebut dan tujuannya membuat seremoni itu. Ditanya kapan jadwalnya, Ahok menyebutkan setelah pelantikan Jokowi di MPR. “Sesudah pelantikan acaranya, tapi terserah jadwal beliau juga, beliau yang mau pindahan rumah,” ucapnya.

Jokowi sendiri sudah mulai bersiap meninggalkan jabatannya sebagai orang nomor satu di DKI. Pada Sabtu (11/10) lalu, dia mengemasi barang-barangnya dari rumah dinas. Jokowi akan segera dilantik menjadi Presiden RI pada tanggal 20 Oktober 2014 mendatang.

Surat pengunduran diri Jokowi sudah disampaikan ke DPRD dan hasil paripurna sudah dikirimkan ke presiden melalui Mendagri. Tetapi hingga saat ini Surat Keterangan pemberhentian Jokowi belum dikeluarkan presiden.

3. Kenang-kenangan

Ahok mempunyai permintaan khusus kepada Gubernur DKI yang juga presiden terpilih, Joko Widodo. Sebelum resmi dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober mendatang, Ahok meminta Jokowi untuk merombak pegawai DKI secara massal.

“Kita bilang sama Pak Jokowi, sebelum jadi Presiden, tolong lakukan pelantikan besar-besaran, kasih kenang-kenanganlah dilantik presiden, walaupun masih tiga perempat,” kata Ahok.

Hal ini disampaikannya saat memberikan kata sambutan dalam acara dialog interaktif etika birokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2014).

Acara tersebut juga diikuti oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abu Bakar dan Wakilnya, Eko Prasodjo.

Ucapan Ahok yang menyebut Jokowi sebagai presiden tiga perempat membuat ratusan pegawai DKI yang hadir tertawa. Kader Gerindra itu melanjutkan, baginya, Jokowi masih belum sepenuhnya menjadi presiden karena belum dilantik secara resmi.

Adapun perombakan besar-besaran itu nantinya akan dilakukan oleh Jokowi sebagai gebrakan dan kenang-kenangan terakhir duet ‘Jokowi-Ahok’ di DKI. Rencananya, Jokowi akan melantik sekitar 2 ribuan PNS eselon IV, III, II sebelum melenggang ke Istana Negara.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s